Cara Memparafrase Kalimat: 7 Cara Membuat Tulisan Lebih Jelas
Pelajari tujuh cara praktis untuk memparafrase kalimat, mulai dari mengganti kata pengisi hingga mengubah struktur kalimat, lengkap dengan contoh sebelum dan sesudah.
Memparafrase bukan hanya soal mencari sinonim. Kalimat bisa sulit dibaca karena kata kerja utamanya tersembunyi, subjeknya tidak jelas, atau terlalu banyak gagasan dijejalkan sekaligus. Parafrase terbaik mempertahankan makna dan mengubah jalur yang dilalui pembaca untuk memahaminya.
Gunakan tujuh teknik di bawah ini saat kalimat terasa janggal, samar, atau lebih rumit daripada gagasan yang ingin disampaikan.
1. Ganti kata kerja yang lemah
Frasa seperti “membuat keputusan,” “memberikan penjelasan,” dan “memberikan pertimbangan” sering menyembunyikan kata kerja yang lebih singkat.
Sebelum: “Kami perlu membuat keputusan tentang tanggal peluncuran.”
Sesudah: “Kami perlu memutuskan tanggal peluncuran.”
Kata kerja yang kuat membuat kalimat lebih singkat dan biasanya terdengar lebih percaya diri tanpa mengubah nadanya.
2. Hapus kata pengisi
“Saya hanya ingin,” “agar dapat,” dan “pada saat ini” adalah titik awal yang umum. Tetap gunakan kata pelunak jika hubungan dengan pembaca memang membutuhkannya, tetapi jangan biarkan kata pengisi menyamarkan permintaan Anda.
Sebelum: “Saya hanya ingin bertanya apakah Anda bisa melihatnya.”
Sesudah: “Bisakah Anda melihatnya?”
3. Dahulukan subjek dan tindakan
Pembuka pasif atau tidak langsung dapat membuat pembaca menunggu informasi penting. Pindahkan orang atau benda yang melakukan tindakan lebih dekat ke awal kalimat.
Sebelum: “Linimasa baru akan dibagikan oleh tim besok.”
Sesudah: “Tim akan membagikan linimasa baru besok.”
4. Perjelas rujukannya
Kata seperti “itu,” “ini,” dan “tersebut” mudah disalahpahami saat pesan memuat beberapa topik. Sebutkan nama dokumen, keputusan, atau langkah berikutnya.
Sebelum: “Bisakah Anda mengirimkannya sebelum makan siang?”
Sesudah: “Bisakah Anda mengirimkan estimasi yang sudah direvisi sebelum makan siang?”
5. Pisahkan dua gagasan
Jika kalimat memuat permintaan, alasan, dan tenggat waktu, kalimat itu mungkin memuat terlalu banyak hal. Pisahkan ketika setiap bagian perlu mendapat penekanan.
Sebelum: “Tolong tinjau drafnya hari ini karena klien membutuhkan jawaban besok.”
Sesudah: “Tolong tinjau drafnya hari ini. Klien membutuhkan jawaban besok.”
6. Sesuaikan nada dengan hubungan
Kalimat yang jelas tetap bisa terlalu lugas atau terlalu formal untuk suatu situasi. Tentukan apakah pembaca membutuhkan gaya yang langsung, hangat, atau struktur yang lebih profesional. QKeyboard menyediakan Mode Lugas dan Mode Ramah sebagai titik awal yang berguna untuk menyesuaikan nada tersebut.
7. Baca kalimat dengan lantang
Membaca dengan lantang akan mengungkap kata yang berulang, jalan memutar yang panjang, dan frasa yang tidak akan pernah Anda ucapkan. Jika Anda kehabisan napas atau kehilangan inti kalimat, coba struktur yang lebih singkat. Mode Ringkas dapat menyarankan draf yang lebih pendek, tetapi kepekaan bahasa Anda yang seharusnya menentukan hasil akhirnya.
Daftar periksa sederhana untuk parafrase
- Apakah tindakan utama mudah ditemukan?
- Apakah pembaca tahu siapa yang bertanggung jawab?
- Apakah kata benda dan rujukannya cukup spesifik?
- Dapatkah kata pengisi dihapus tanpa mengurangi kehangatan?
- Apakah kalimatnya terdengar seperti gaya orang yang menulisnya?
Saat membutuhkan bantuan untuk kalimat yang sulit, pilih hanya kalimat itu lalu minta versi yang lebih jelas. Meninjau satu perubahan yang terfokus lebih mudah daripada menerima penulisan ulang seluruh paragraf yang sebenarnya sudah Anda sukai.
Menulis lebih baik, tepat di tempat kamu mengetik
QKeyboard gratis untuk memulai. Tulis ulang, perbaiki tata bahasa, dan sesuaikan nada tanpa keluar dari aplikasimu.
Unduh QKeyboard gratis